Selasa, 14 Agustus 2018

Merek Baru China dan Rusia Antre Untuk Masuk Indonesia

Merek Baru China dan Rusia Antre Untuk Masuk Indonesia - Rupa otomotif Indonesia ternyata masih memesona di mata semua investor asing. Asosiasi pelaku industri otomotif dalam negeri, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyatakan ada sejumlah merek otomotif yang antre menjadi anggota.


Keinginan prinsipal brand  menjadi anggota Gaikindo dapat berarti tidak lama lagi akan ada investasi otomotif baru di dalam negeri. Kecenderungannya, Gaikindo menerima anggota baru yang membawa modal berupa investasi untuk memeriahkan industri otomotif dalam negeri.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Tangerang, Sabtu (11/8), mengakui telah ada sejumlah merek yang berjuang masuk menjadi anggota.

Dia tidak inginkan mengungkap nama, tetapi terindikasi berasal dari China dan Rusia. Walau telah ada niat, Nangoi mempercayai semua brand  yang antre tidak terdapat yang menjadi anggota baru pada tahun ini.

"Setahu saya guna sampai tahun ini belum ada. Tahun ini belum ada, saya yakin enggak ada. Tahun depan, masih terdapat potensi," ucap Nangoi.

Gaikindo yang cikal bakalnya dibuka pada 1969 dari peleburan Gabungan Agen Tunggal Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) dan Gabungan Asembling Automobile (GAM), kini sudah mempunyai sekitar 40 anggota. Seluruh anggotanya terdiri dari Agen Pemegang Merek (APM), pemanufaktur, dan distributor.

Selama tiga tahun terakhir, jumlah keanggotaan Gaikindo naik-turun. Dua wakil China, SGMW Motor Indonesia (Wuling) dan Sokonindo Automobile (DFSK) menjadi anggota sangat baru Gaikindo. Namun Gaikindo kehilangan Ford Motor Indonesia (FMI), Mercedes-Benz Indonesia, dan Kia Mobil Indonesia.

China dan Rusia

Pada bulan lalu, Sekretaris Jendral Gaikindo Kukuh Kumara mengungkap manufaktur truk asal Rusia, Kamaz, sedang studi guna investasi di Indonesia. Gaikindo disebutkan sudah tiga kali bertemu pihak Kamaz merundingkan tentang urusan itu.

Perkembangan perekonomian dan infrastruktur di Indonesia dirasakan jadi pemicu. Sejak 2017 sampai semester satu 2018, penjualan sektor komersial menjadi tumpuan total penjualan nasional.

Di samping Kamaz, manufaktur asal Rusia lainnya, GAZ (Gorkovsky Avtomobilny Zavod) dan Lada (merek kepunyaan AvtoVAZ), dikabarkan hendak mencicipi otomotif Indonesia. Sedangkan investor asal China yang diperkirakan ingin masuk Indonesia ialah BYD Auto dan Foday Automobile.

"Ada indikasi, dari Rusia, dari China, masuk ke sini. Kami harapkan terdapat investasi," ujar Nangoi.

Sekian artikel saya tentang Merek Baru China dan Rusia Antre Untuk Masuk Indonesia semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon