Kamis, 23 Agustus 2018

Facebook dan Twitter Kembali Hapus Ratusan Akun Palsu

Facebook dan Twitter Kembali Hapus Ratusan Akun Palsu - Facebook dan Twitter sudah menghapus ratusan laman, akun, dan grup yang diidentifikasi adalah bagian dari kampanye informasi palsu atau hoaks yang disinyalir berasal dari Iran dan menargetkan semua negara di di dunia.


Facebook sudah menghapus 652 laman, akun, dan grup, pun menemukan sebanyak laman yang terkoneksi dengan Rusia.

Laman dan grup yang berhubungan dengan Iran itu menyebarkan informasi hoaks di Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Timur Tengah. Beberapa dair mereka menyinggung dirinya "Liberty Front Press"

Facebook menyinggung kampanye gelap terkoordinasi yang berasal dari Iran tersebut mencakup 254 laman Facebook dan 116 akun instagram mengoleksi lebih dari satu pun pengikut. Orang-orang dibelakangnya, diduga menghabiskan lebih dari US$12 ribu guna iklan sekitar 2012 sampai 2017.

Facebook, Twitter, dan perusahaan media sosial lainnya sekarang telah gencar mengayomi platformnya sekitar pemilihan umum paruh masa-masa AS pada November mendatang. Hal ini dilaksanakan guna menangkal terulangnya penyebaran informasi hoaks secara luas laksana yang tampak pada kampanye presiden AS pada 2016.

CEO Facebook Mark Zuckerberg menuliskan pihaknya terus berupaya guna mengidentifikasi laman, grup, dan akun palsu guna menciptakan jaringan sosialnya lebih aman.

"Ini masih paling awal. Tapi kami mulai membubuhkan perhatian dan mengidentifikasi lebih tidak sedikit seelum pemilihan," ujar Zuckerberg laksana dikutip dari CNN, Rabu (22/8)

Dalam pertumbuhan bersangkutan, Twitter pun mengumumkan bahwa mereka sudah mengidentifikasi dan menghapus 284 akun, tidak sedikit di antaranya berhubungan dengan Iran yang pun melakukan manipulasi secara terkoordinasi. Perusahaan tersebut mengatakan tengah bekerja dengan penegak hukum dan perusahaan teknologi lainnya.

Pengumuman tersebut menggarisbawahi alangkah agresif aktor asing memprovokasi percakapan politik di negara-negara di semua dunia. Pengungkapan Facebook dilaksanakan setelah Microsoft (MSFT) memungut alih situs-situs yang menurut keterangan dari intelijen militer Rusia dapat coba pakai untuk meretas semua politisi AS.

Sekian artikel saya tentang Facebook dan Twitter Kembali Hapus Ratusan Akun Palsu semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon