Rabu, 04 Juli 2018

Pemuda 18 Tahun Retas Situs Bawaslu di Amankan Polisi

Pemuda 18 Tahun Retas Situs Bawaslu di Amankan Polisi - Beberapa waktu lalu, di antara subdomain milik website Bawaslu RI (Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia) yang beralamat di http://inforapat.bawaslu.go.id sempat tak dapat di akses sebab menjadi korban peretasan oleh oknum hacker yang mengatas namakan dirinya Mister Cakil.


Pihak Kepolisian, melewati Satuan Tugas (Satgas) Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipid Siber) Bareskrim Polri akhirnya menciduk dan menyelamatkan pelaku peretasan website bawaslu berinisial DS yang belakangan di ketahui ternyata baru berusia 18 tahun.

Diritipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Albertus Rachmad Wibowo usai penangkapan tersebut menuliskan ” “Betul telah kami tangkap satu orang berisinial DS. Dia sendiri saja. Ini anak badung saja dia. Dia masih usianya 18 tahun, ya remaja lah. Nakal saja dia itu,” jelas Rachmad laksana dikutip dari tirto.id.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam penjelasan persnya laksana di lansir dari laman detik menjelaskan, andai motif pelaku peretasan terhadap website Bawaslu itu hanyalah iseng dan untuk kesukaan saja.

“Motifnya iseng mengupayakan firewall atau sistem ketenteraman dari situs http://inforapat.bawaslu.go.id,” Ungkap Setyo.

Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus mengerjakan penyelidikan apakah motif pelaku mengerjakan aksinya benar melulu karena iseng atau terdapat motif lain, menilik waktu kejadian peretasan bersamaan dengan pengamalan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

“Masih didalami (keterangan DS). Curigalah (ada motif lain). Polisi curiganamun masih didalami, anda tidak boleh mendakwa sembarangan,” jelas Setyo lebih lanjut.

Turut diselamatkan dalam penangkapan itu barang bukti berupa smartphone brand  LG, dua unit memory card, dan tiga unit SIM card. Di samping itu, polisi pun mengamankan akun Facebook kepunyaan pelaku, akun e-mail, dan suatu CD mengandung data.

Pelaku peretasan sendiri di ketahui mengerjakan aksinya pada 28 Juni 2018 lalu, dengan mengerjakan pembobolan subdomain website Bawaslu serta mengubah halaman depan atau index website.

Kejahatan digital yang biasa dikenal dengan istilah defacing itu sempatmenciptakan pemakai tak dapat mengakses laman website sebab tertutupi oleh script deface pelaku.

Tak melulu subdomain website Bawaslu, pelaku dengan codename Mister Cakil tersebut pun di ketahui sudah meretas minimal 60 website lainnya, termasuk website milik DPRD Banten serta sejumlah situs lainnya baik dalam maupun luar negeri.

Kini, DS mesti mempertanggung jawabkan perbuatannya sebab di jerat Undang Undang ITE Pasal 46 ayat 1, ayat 2, dan ayat 3 juncto Pasal 30 ayat 1, ayat 2, dan ayat 3 dan/atau Pasal 48 ayat 1 juncto Pasal 32 ayat 1, dan/atau Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 mengenai Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 mengenai ITE, dan/atau Pasal 50 juncto Pasal 22 (b) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 mengenai Telekomunikasi.

Sekian artikel saya tentang Pemuda 18 Tahun Retas Situs Bawaslu di Amankan Polisi semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon