Jumat, 06 Juli 2018

Ini Alasan Bowo Alpenliebe Di Larang Main Tik Tok Lagi

Ini Alasan Bowo Alpenliebe Di Larang Main Tik Tok Lagi – Siapa yang tak kenal dengan Bowo Alpenliebe ?. Pengguna media sosial yang terdapat di Indonesia dijamin mengenal sosok bocah laki-laki yang mempunyai nama asli Prabowo Mondardo ini.


Menjadi seleb dadakan berkat aplikai yang sekarang tengah populer di tanah air Tik Tok, Bowo Alpenliebe sekarang menjelma menjadi Idola baru untuk remaja seusianya terutama semua remaja putri berkat kepiawaiannya dalam berekspresi di depan kamera aplikai Tik Tok.

Namun, mulai kini dan sejumlah waktu kedepan dijamin para fans dan peminat Bowo alpenliebe tak akan menyaksikan aksinya dalam memparodikan lagu dalam video pada aplikai Tik Tok.

Pasalnya, aturan baru yang dikeluarkan oleh manajemen Tik Tok pasca ditutup oleh pemerintah menuliskan andai batas usia paling tidak pemakai aplikai Tik Tok ialah 16 tahun, dari aturan semula yang meyebut andai anak umur 12 tahun telah boleh memainkan aplikai lipsync ini.

Hal tersebut berarti, Bowo Alpenliebe di larang main Tik Tok sebab terbentur aturan baru platform video sharing tersebut berhubungan batasan usia pemakainya.

Dengan aturan baru tersebut, dijamin Bowo Alpenliebe dan anak seusianya tak lagi dapat memainkan aplikai yang telah menciptakan namanya dikenal se-Indonesia. Pasalnya, Bowo ketika ini masih berusia 13 tahun, dimana usia itu masih masuk dalam kelompok yang belum di bolehkan guna memainkan Tik Tok.

Zhen Liu, Senior Vice President Toutiao (perwakilan dari Tik Tok) menuturkan “Kami telah bertemu dengan Menkominfo. Kami senang dengan meeting ini dan percaya diri Tik Tok bakal menjadi platform terbaik, ” jelas Liu laksana dikutip dari Liputan6.

“Tik Tok familiar sekali di tidak sedikit negara dan kami berjuang untuk mematuhi ketentuan lokal di negara tersebut, tergolong di Indonesia,” ujar Liu menambahkan.

Tik Tok Akan Buka Kantor Di Indonesia

Dengan semakin bertambahnya popularitas aplikai Tik Tok menciptakan Toutiao, yaitu perusahaan dan pembuat aplikai asal Tiongkok itu berencana guna membuka kantor perwakilannya di Indoensia.

Sekedar informasi, ketika ini Toutiao sendiri sebetulnya sudah mempunyai kantor di Indonesia semenjak lama. Hal tersebut karena Toutiao pun mempunyai platform beda yang lumayan populer di Indonesia yaitu layanan agregator berita, BaBe (Baca Berita) yang telah mempunyai kantor tetap di Indonesia.
“Kami telah punya kantor di Indonesia. Kami pun punya produk di Indonesia, Babe. Kami berencana buka kantor eksklusif Tik Tok di Indonesia,” Jelas pihak Toutiao.

Tak melulu itu, demi dapat dibuka pulang blokir terhadap layanan aplikasinya oleh Kemkominfo, pihak Tik Tok mau menyiapkan staff khusus sejumlah 20 orang dan bakal di tambah seiring masa-masa untuk mengawasi dan memfilter secara eksklusif konten negatif yang terdapat dalam platform kepunyaan mereka cocok dengan permintaan pemerintah Indonesia.

Setelah Bowo Alpenliebe Di Larang Main Tik Tok, Bagaimana Nasibnya Kini ?

Meski sekarang aturan baru yang dikeluarkan oleh pihak Tik Tok membuatnya tak dapat lagi memakai layanan tersebut, Bowo Alpenliebe dikabarkan bakal tetap terus eksis di media sosial.

Melansir dari laman Liputan6, bocah yang telah mempunyai ratusan ribu penggemar tersebut berancana bakal pindah platform guna tetap dapat eksis dan berkarya di media sosial.

“Sekarang main Musically. Sudah buat akunnya,” kata Bowo Alpenliebe,berhubungan aturan baru yang dikeluarkan oleh manajemen Tik Tok yang menciptakan dirinya tak dapat lagi memainkan aplikai tersebut.

Musically sendiri merupakan aplikai sejenis Tik Tok, yakni aplikai berbagi video pendek dengan iringan lagu atau semacamnya yang dipakai sebagai backgorund musik latar.

Jadi anda tunggu saja, apakah kepopuleran Bowo alpenliebe bakal tetap bertahan dengan aplikai barunya tersebut, ataukah malah akan meredup.

Sekian artikel saya tentang Ini Alasan Bowo Alpenliebe Di Larang Main Tik Tok Lagi semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon