Rabu, 27 Juni 2018

Google Larang Iklan Politik dan Belum Pernah Kecolongan

Google Larang Iklan Politik dan Belum Pernah Kecolongan - Head of Corporate Communication Google Indonesia Jason Tedjasukmana mengklaim sampai saat ini timnya belum pernah "kecolongan" dalam hal meloloskan iklan politik.


"Belum sih sekitar ini, anda lihat saja nanti, dengan musim politik sekarang," tutur Jason saat didatangi di kantor Google Indonesia, Rabu (27/6).

Dalam mengerjakan kurasi iklannya, Google memakai sistem otomatis. Ia tak memakai tenaga kurasi manusia. Sistem ini bakal secara otomatis menyaring dan menampik iklan-iklan yang tidak cocok dengan kepandaian periklanan Google.

"Terkadang ada pun orang [yang mengerjakan kurasi iklan], tergantung keadaannya butuh atau tidak, namun rata-rata di sini telah tersaring dari sistem," ujar Jason.


Ketika ditanya berhubungan rencana guna memperketat sistem kurasi iklan dengan pertolongan manusia di tahun politik ini, Google menyinggung bahwa mereka belum dapat memberikan pengakuan bersangkutan urusan tersebut.

Google memang memiliki kepandaian periklanan yang melarang sejumlah jenis iklan guna tampil di layar semua pemakai. Namun, kebijakantersebut berbeda-beda tergantung dari peraturan setiap negara. Di Indonesia, di antara kebijakannya ialah tidak memperbolehkan iklan yang mempromosikan kandidat atau partai politik.

Di samping iklan berbau politik, Google Indonesia pun melarang iklan kartu kredit dengan layanan duit kembali, layanan mempelai perempuan internasional, serta produk dan aksesori seksual.

Baru-baru ini Google di Amerika Serikat pun memperbarui kebijakannya berhubungan iklan politik. Mereka mengharuskan para pengiklan untuk mengindikasikan kartu kependudukan demi meyakinkan bahwa pengiklan benar-benar penduduk negara AS.

Perubahan ini dilaksanakan setelah Google dan perusahaan media sosialbeda disalahgunakan oleh aktor dari luar negeri. Salah satunya ialah pemerintah Rusia yang didukung oleh Agensi Penelitian Internet mereka ketika pemilihan Presiden di Amerika Serikat.

Sekian postingan saya tentang Google Larang Iklan Politik dan Belum Pernah Kecolongan semoga postinga ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon